
Praktek Pengalaman Mengajar (PPL) Untuk menyatukan pengetahuan teori yang diperoleh dari bangku kuliah dengan keadaan nyata yang akan ditemui di lapangan dalam rangka mengembangkan profesi, PPL wajib diikuti oleh semua mahasiswa yang telah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. PPL terdiri atas PPL Kependidikan dan PPL Nonkependidikan. PPL Kependidikan adalah kegiatan belajar mahasiswa yang dilakukan di lapangan/sekolah meliputi latihan mengajar, membimbing siswa, mempelajari administrasi sekolah, dan/atau tugas-tugas kependidikan lainnya secara terbimbing dan terpadu untuk pembentukan kemampuan profesi kependidikan. PPL nonkependidikan adalah kegiatan belajar mahasiswa yang dilakukan di lapangan secara terbimbing dan terpadu dalam keahlian bidang studi sebagai wahana pembentukan kemampuan akademik/profesional. PPL Kependidikan terdiri atas PPL Keguruan dan PPL Nonkeguruan. PPL Keguruan terdiri atas PPL Keguruan I dan PPL Keguruan II. PPL Keguruan I adalah PPL Keguruan yang dilaksanakan di Kampus untuk mempersiapkan mahasiswa mengikuti PPL II sedang PPL Keguruan II adalah PPL Keguruan yang dilaksanakan oleh mahasiswa di Sekolah untuk mendapatkan pengalaman lapangan riil/faktual tentang tugas guru mengajar, membimbing siswa, administrasi sekolah, dan tugas-tugas kependidikan lainnya. PPL Nonkeguruan terdiri dari PPL Teknologi Pendidikan bagi mahasiswa peserta Program Studi Teknologi Pendidikan (TEP), PPL Bimbingan dan Konseling bagi mahasiswa peserta Program Studi Bimbingan dan Konseling Sekolah (BKS), PPL Administrasi dan Supervisi Pendidikan bagi mahasiswa peserta Program Studi Administrasi Pendidikan (ASP), dan PPL Pendidikan Luar Sekolah bagi mahasiswa peserta Program Studi Pendidikan Luar Sekolah (PLS). Sedangkan PPL Nonpendidikan terdiri atas berbagai bidang keahlian. Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Mahasiswa S1 diwajibkan untuk mengikuti KKL yang dikelola oleh Program/Kegiatan Pengelolaan dan Pengembangan KKL (LPM), dilaksanakan pada setiap semester. Kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang berharga, melalui keterlibatan dalam masyarakat secara langsung menemukan, merumuskan, memecahkan, dan menanggulangi permasalahan pembangunan secara pragmatis dan interdisipliner, dan dapat memberikan pemikiran berdasarkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (iptek) dalam upaya untuk menumbuhkan, mempercepat gerak, serta mempersiapkan kader-kader pembangunan, serta memperoleh dan menularkan seperangkat pengetahuan, sikap, dan keterampilan dari dan kepada warga masyarakat dalam memecahkan masalah pembangunan secara pragmatis melalui pendekatan interdisipliner dan lintas sektoral. Tugas Akhir (TA), Skripsi TA merupakan karya ilmiah yang ditulis mahasiswa program Diploma pada akhir masa studinya berdasarkan hasil penelitian atau kajian terhadap permasalahan yang diperoleh pada praktek kerja atau permasalahan riil lainnya. Skripsi merupakan karya ilmiah yang ditulis oleh mahasiswa program Sarjana pada akhir studinya berdasarkan hasil penelitian, atau kajian kepustakaan atau pengembangan suatu masalah yang dilakukan dengan seksama. Gelar Akademik & Sebutan Profesional Lulusan Program Akademik | Sarjana | Pendidikan | S.Pd . | Ekonomi | S.E. | Sains | S.Si . | Teknik Perikanan | S.T. S.P. | Program Profesional | Diploma 3 | Ahli Madya Pratama | A.MD. | Penilaian Prestasi Mahasiswa Penilaian berusaha mengungkapkan aspek-aspek pencapaian kemampuan yang dianggap penting di dalam matakuliah yang bersangkutan, baik yang bersifat kognitif, afektif , maupun psikomotorik . Penilaian dapat dipergunakan dengan bermacam-macam cara pengumpulan informasi, baik yang berbentuk ujian, pelaksanaan tugas, maupun pengamatan oleh dosen, dilakukan dengan lebih dari satu kesempatan yang penafsirannya dilaksanakan dengan menggunakan Pola Acuan Patokan (PAP). Ujian bagi mahasiswa terdiri dari ujian matakuliah, ujian praktikum, ujian komprehensif, ujian skripsi, dan ujian tugas akhir. Ujian matakuliah adalah ujian yang menilai hasil belajar matakuliah dalam semester yang bersangkutan. Ujian matakuliah paling sedikit dilaksanakan 3 kali, termasuk ujian akhir semester. Ujian akhir semester merupakan ujian keseluruhan materi matakuliah yang bersangkutan, yang teknis pelaksanaannya diatur oleh fakultas dengan berpedoman pada kalender akademik. Ujian skripsi/tugas akhir merupakan ujian komprehensif untuk menilai penguasaan akademik mahasiswa tentang isi skripsi/tugas akhir yang ditulisnya serta kemampuan mempertahankan pandangan serta argumentasinya dari sanggahan-sanggahan anggota tim penguji. Nilai akhir dinyatakan dengan huruf A , B , C , D , dan E yang ekivalen dengan angka 4,3,2,1, dan 0 . Bagi mahasiswa S1 dan Diploma angka lulus minimal untuk mata kuliah adalah C . Kualitas keberhasilan studi mahasiswa setiap semester dinyatakan dengan Indek Prestasi (IP) yang dihitung berdasarkan nilai yang dicapai dan bobot kredit untuk setiap matakuliah. Kelulusan & Yudisium Berdasarkan IP kumulatif (IPK) yang dicapai diberikan predikat atas kelulusan atau yudisium mahasiswa. Predikat lulusan bagi program Sarjana dan Diploma mulai semester genap 2001/2002 adalah dengan pujian bagi yang mencapai IPK 3,51-4.00, ditambah ketentuan masa studi minimum ditambah satu tahun yaitu 5 tahun untuk program Sarjana, 4 tahun untuk program Diploma 3, sangat memuaskan bagi yang mencapai IPK 2,76-3,50; dan memuaskan bagi yang mencapai 2,00-2,75. Calon Mahasiswa Universitas PGRI menerima (calon) mahasiswa dengan berbagai kualifikasi dasar sesuai dengan jenis dan jenjang program studi yang akan diikuti. Program Pendidikan | Masukan dari | Sarjana | Lulusan SLTA Lulusan D1 Lulusan D2 Lulusan D3 Lulusan Sarjana Muda Program Sarjana Pindahan dari PTN lain Lulusan Sarjana untuk sarjana kedua/ketiga | Diploma | Lulusan SLTA Lulusan D1 untuk D2 dan D2 untuk D3 | Penerbitan Ilmiah Wadah dan wahana penyebarluasan kegiatan ilmiah tenaga fungsional akademik di lingkungan Universitas PGRI Palembang diterbitkan melalui berbagai media komunikasi cetak. Media tersebut diterbitkan oleh universitas, fakultas-fakultas, jurusan, dan unit kerja lain, serta dalam berbagai bentuk: koran kampus , warta , buletin , berkala , dan jurnal . Penyebaran media tersebut menjangkau lingkup lokal dan nasional khususnya lembaga-lembaga yang berkaitan dengan pendidikan dan penyebaran informasi seperti perguruan tinggi, jajaran Depdiknas di tingkat pusat dan daerah. Media cetak yang diterbitkan universitas adalah koran kampus wahana yang terbit 2 kali dalam setahun dan Buletin Universitas PGRI yang terbit 2 kali dalam setahun.
|